Share Button

Serang (20/6) – Rapat Kerja Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2018 antara Komisi II DPRD Kota Serang dengan Dinas Pendidikan membahas program program prioritas pembangunan di bidang pendidikan. Dalam rapat tersebut anggota komisi II DPRD Kota Serang Tb. Ridwan Akhmad mendorong agar Dinas Pendidikan menambah kekurangan Ruang Kelas Baru (RKB) pada jenjang pendidikan SD dan SLTP.

“Kami melihat masih banyak sekolah baik di tingkat SD dan SMP/SLTP di kota Serang yang satu rombel (rombongan belajar) nya tidak mengikuti aturan, dalam Permendikbud 17 tahun 2017 satu rombel itu harusnya 28 siswa/kelas, faktanya di beberapa sekolah di Kota Serang seperti halnya SDN Cilampang ada yangg 58 siswa perkelas, kasian siswa, saya yakin konsentrasi siswa akan menurun jika mereka harus belajar dengan “bejubel” karena dalam satu kelas tersebut kapasitas peserta didiknya over load, “ujar Ridwan

Baca juga  Iyus gantikan Uhen menjadi ketua Fraksi Madani

Untuk itu Dewan minta agar Dinas Pendidikan menambah penganggaran untuk membangun Ruang Kelas Baru (RKB). “Solusinya tidak ada cara lain, kami akan usulkan penambahan penganggaran untuk membangun Ruang Kelas Baru (RKB)” tambah Ridwan.

Dalam Rapat Tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang Drs.Ubaidillah mengungkapkan bahwa data terkini di kota Serang untuk SD masih kekurangan 1067 ruang kelas baru sedangkan SLTPN 101 ruang kelas baru, jika asumsi siswa SD ada 77.000 siswa dan SLTPN 21.697. Asumsi tersebut jika kita mau konsisten mengikuti permendikbud 17 tahun 2017 satu rombel 28 siswa per kelas. “Kita baru mampu menganggarkan pada APBD 2017 ini 75 RKB” ujar Ubaidilah.

Tb. Ridwan Akhmad dalam Rapat KUA-PPAS
Tb. Ridwan Akhmad dalam Rapat KUA-PPAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *